Kota Bima, Timurheadlinenews_
PT Pegadaian melalui Area Dompu, yang membawahi 11 kantor cabang di Pulau Sumbawa, menggelar Gathering UMKM bertema “UMKM Naik Kelas: Legal, Finansial, dan Digital” pada Rabu (7/10/2026) di ruma.dining, Kota Bima.
Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bima melalui Diskoperindag dan Dinas Kesehatan (Dikes), serta komunitas UMKM lokal Local Up. bertujuan mendorong UMKM meningkatkan legalitas, pengelolaan keuangan, dan pemasaran digital.
Acara tersebut menghadirkan 100 pelaku UMKM di berbagai wilayah Kota Bima dan sekitarnya, acara diawali dengan registrasi, pembukaan rekening Tabungan Emas melalui aplikasi Tring, serta top up Rp30.000 bagi setiap peserta.
Acara yang dikemas dalam bentuk talkshow tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Departemen Mikro Pegadaian Area Pulau Sumbawa bapak M. Arif Fanany,
Sedangkan untuk acara talkshownya dipandu M. Ichwanul Muslimin, menghadirkan empat pemateri. Ruslan, S.E., M.M. yang membawakan materi pembuatan NIB; Kautsar, S.Farm., Apt., membahas PIRT, Dewi Yuli berbagi strategi pembuatan konten dan pengelolaan media sosial, sementara M. Arif Fanany, Kepala Departemen Mikro Pegadaian Area Dompu, membahas pemodalan dan investasi.
M Arif Fanany menyatakan, Melalui sinergi Pegadaian, pemerintah, dan komunitas, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun UMKM yang legal, finansial yang lebih sehat, serta pemasaran yang adaptif di era digital, sehingga UMKM naik kelas, tumbuh bersama, dan semakin berdaya saing!
Hal senada juga dismapaikan oleh Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Kopreindag), Ruslan SE, MM, yang sempat memberikan sambutan pada acara itu mengapresiasi inisiasi pihak PT Pegadaian, dimana perkembangan dunia usaha khususnya UMKM sangat membutuhkan dukungan nyata tidak saja dari pemerintah namun juga dari BUMN. Ia berharap UMKM di Kota Bima ke depannya kian maju dan mampu mengembangkan berbagai potensi serrta mendoorng mereka membangun UMKM legal finansial yang lebih sehat dan Tingkat pemasaran yang adaptif dan mampu membawa kesejahtreraan.
Sesi berlangsung interaktif melalui kuis, diskusi, doorprize, kuis investasi emas, serta praktik membuat hook konten. Setelah ISHOMA, peserta memperoleh pendampingan NIB, PIRT, dan finansial dari tim terkait.
Acara turut dimeriahkan bazar emas, stan produk UMKM, dan photo booth. Sebagai penutup, tiga peserta beruntung memperoleh hadiah Tabungan Emas senilai Rp 500.000. (tim)
