Kota Bima, Timurheadlinenews_
Wereng jagung yang menyebar luas di Kota Bima akhir akhir ini semakin menguatirkan, wereng yang diduga sebagaai Dalbulus Maidis tersebut telah merambah hingga ke pemukinan warga serta mengganggu aktivitas ekonomi di malam hari. Sejumlah warga mengaku, serangan hama ini sangat mengganggu aktivitas malan hari, tidak saja menyasar mata saat berkendara, tapi juga telah masuk ke rumah dan warung makanan dengan jumlahnya yang luar biasa sangat banyak. “Jumlah serangga ini sangat banyak dan makin bertambah setiap harinya, Kita tidak tahu bagaimana cara membasminya,” kata warga Kota Bima Safrudin, Rabu, 22 April 2026.
Ia juga mengaku, wereng ini telah menyerbu hingga ke dalam rumah hinggap dan mati di tempat makanan yang terbuka, bahkan saat makan wereng ini nyasar di makanan, “Apakah tidak ada solusi sama sekali dari pemerintah soal ini, setidaknya ada himbauan, Kita sebagai warga kuatir hama ini akan berdampak dan membawa penyakit,” keluhnya.
Sementara di pusat perbelanjaan seperti alfamart, wereng tersebut mengerubuni lampu dari luar hingga rak barang, belum lagi di beberapa penjual makanan cepat saji, hewan terbang sangat mengganggu aktivitas.
Hingga saat, belum ada upaya dari pemerintah Kota Bima untuk memberikan solusi terhadap serangan hama ini, bisa saja hewan terbang ini akan berkembang lebih banyakke depanny jika tidak ada tindakan, bahkan aktivitas ekonomi bisa lumpuh terutama pada penjual makanan cepat saji. “Minimal Pemerintah memberikan penjelasan terhadap keadaan yang terjadi dan mencarikan solusi untuk memberikan kenyamanan atas serangan hama ini,” ujar Aris salah seorang warga Kota Bima.
Ia menyoroti sikap pemerintah yang seolah cuek terhadap peroalan serangan hama ini, dan lebih sibuk pada pencitraan yang tidak jelas. “Jika pemimpin benar benar memperhatikan warganya, upaya mencari solusi terhadap persoalan hama ini seharusnya sama kencangnya dengan himbauan terhadap soal sampah atau rimpu si saat HUT Kota,” ucapnya.(tim)
